Siapa sih yang tidak mengenal kerajinan yang satu ini. Batik. Ya, kerajinan ini merupakan sebuah seni yang dibuat atas dasar kecintaan seseorang terhadap coretan di atas kain. Dulu batik merupakan karya seni yang hanya bisa dimiliki oleh keluarga kerajaan. Tentu, ini berarti harga yang dibayarkan untuknya begitu besar.
Seiring berkembangnya zaman, batik tidak hanya dimiliki keluarga kerajaan tetapi telah melebarkan kepemilikan menjadi umum, alias siapa saja bisa mmilikinya, baik masyarakat lokal maupun mancanegara. Dengan adanya hal tersebut, industri batik pun kian menjamur. Tak terkecuali di daerah Pekalongan yang notabene merupakan sentra batik cap.
Permintaan pasar yang tinggi terhadap batik, membuat peningkatan industri batik pun kian marak. Hal tersebut memberikan berbagai dampak negatif yang begitu besar. salah satu dampak adanya industri batik adalah pencemaran. Berikut merupakan aliran sungai yang telah tercemar berbagai limbah batik. Terlihat begitu hitam dengan aroma busuk yang menyengat. Tak hanya itu, aliran sungai tersebut berisi jutaan serangga air yang membuatnya terlihat semakin keruh dan menjijikan.
![]() |
| Dokumen pribadi |
Sudahkan kita sadar terhadap lingkungan kita? Atau keuntungan industri yang membuat kita menutup mata terhadap alam.


